Fenomena Anak Muda Dinilai Makin Malas Berpikir dan Sulit Dapat Kerja

Jambi, Portalone.net – Perubahan perilaku generasi muda kembali menjadi sorotan. Sebagian kalangan menilai anak muda saat ini cenderung kurang terbiasa berpikir kritis, sulit fokus, serta menghadapi tantangan dalam memasuki dunia kerja. Salah satu faktor yang kerap disebut adalah penggunaan telepon pintar yang berlebihan.

Pengamat pendidikan dari Universitas Indonesia, Dr. Andi Pratama, mengatakan bahwa kemudahan akses teknologi membawa dua sisi yang berbeda. Di satu sisi, teknologi mempermudah proses belajar dan memperluas akses informasi. Namun di sisi lain, penggunaan tanpa kontrol dapat memengaruhi pola pikir dan kebiasaan belajar.

Bacaan Lainnya

“Budaya serba instan membuat sebagian anak kurang terbiasa dengan proses yang panjang dan penuh tantangan. Mereka terbiasa mendapatkan jawaban cepat melalui gawai, sehingga daya tahan dalam berpikir mendalam bisa menurun,” ujarnya, Selasa (19/2/2026).

Baca Juga:  Perkuat Pendidikan Vokasi, Mendikdasmen RI Launching BLUD SMK di Jambi

Menurutnya, kebiasaan menghabiskan waktu berjam-jam bermain game, media sosial, atau menonton konten hiburan berpotensi mengurangi waktu untuk membaca, berdiskusi, maupun mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

Hal senada disampaikan pengamat ketenagakerjaan dari Universitas Gadjah Mada, Rina Mahardika. Ia menilai tantangan generasi muda saat ini bukan semata-mata soal kemampuan, melainkan juga soal kesiapan mental dan etos kerja.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *