Jelang Lebaran, Presiden Prabowo Kumpulkan Elite hingga Menteri Bahas Stok Pangan dan Geopolitik

Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah petinggi lembaga negara, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (Foto: (Instagram @sekretariat.kabinet)

Portalone.net – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah petinggi lembaga negara dan menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Pertemuan tersebut difokuskan untuk membahas sejumlah isu krusial, mulai dari stabilitas harga pangan menjelang Idul Fitri hingga perkembangan situasi geopolitik global.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indrawijaya mengonfirmasi bahwa dalam agenda siang itu, Presiden menerima Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad beserta jajaran menteri terkait.

“Bapak Presiden menerima aspirasi dari DPR melalui Wakil Ketua DPR terkait isu-isu terbaru di masyarakat,” ujar Teddy dalam keterangan resminya, Rabu.

Pastikan Stok BBM dan Pangan Aman

Salah satu poin utama yang menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut adalah kesiapan pemerintah menghadapi lonjakan konsumsi masyarakat menjelang hari raya. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa pasokan energi nasional dalam posisi stabil.

Baca Juga:  Gubernur Al Haris: Koperasi Merah Putih Jawaban Kebutuhan Masyarakat Desa

Bahlil menegaskan, pemerintah memberikan jaminan bahwa tidak akan ada kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) maupun gas LPG saat masa Lebaran nanti.

Senada dengan Bahlil, Menko Pangan Zulkifli Hasan juga melaporkan kondisi ketersediaan bahan pokok. Ia menyebut harga pangan di pasar akan terus dipantau agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

“Harga dan ketersediaan bahan pokok akan tetap aman hingga Lebaran nanti,” kata Zulkifli.

Bahas Isu Geopolitik

Selain urusan domestik, pertemuan di Istana Merdeka ini juga menyinggung dinamika internasional. Presiden Prabowo secara khusus membahas situasi geopolitik terkini bersama Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Diskusi ini dinilai strategis mengingat posisi Indonesia yang terus memantau stabilitas kawasan di tengah berbagai konflik global yang tengah berlangsung.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *