Pasca kejadian, Tim Reaksi Cepat (TRC) telah melakukan penyisiran dan pemantauan di lokasi terdampak. Material banjir berupa lumpur, kayu, dan sampah dilaporkan terbawa arus dan memperparah kondisi alur sungai yang berubah.
Untuk keselamatan, aktivitas wisata di sejumlah titik terdampak sementara dihentikan. BPBD juga melakukan asesmen lanjutan, pembersihan awal material banjir, serta menyampaikan imbauan agar masyarakat dan wisatawan menjauhi aliran sungai dan meningkatkan kewaspadaan.
BPBD Kabupaten Tegal berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta BPBD Provinsi Jawa Tengah guna mempercepat penanganan. Ke depan, BPBD juga akan berkoordinasi dengan Dinas PUSDATARU Provinsi Jawa Tengah untuk pembenahan alur sungai di DAS Gung yang berubah akibat banjir bandang.
Sebagai langkah pemulihan akses, pemerintah daerah merencanakan pemasangan jembatan Bailey sebagai penghubung sementara di kawasan wisata terdampak.













