Noe Letto: Kritik Bukan Ancaman, Pemerintah Perlu Kerangka Respons yang Jelas

Noe Letto Tegaskan Kritik Bukan Ancaman: “Rakyat Marah Bukan Musuh”.

Portalone.net – Tenaga Ahli Madya Dewan Pertahanan Nasional (DPN) RI, Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto, menilai kritik masyarakat terhadap pemerintah bukanlah ancaman meski kerap disampaikan dengan cara yang kasar. Menurut Noe, kritik justru merupakan “data” yang perlu dipahami dan diolah agar suara publik dapat didengar.

“Kita harus paham bahwa kritik itu bukan ancaman. Kritik itu data. Rakyat yang marah itu bukan musuh. Mereka perlu didengar walaupun mungkin dibungkus dengan kata-kata kasar. Perlu dibersihin, didestilasi,” kata Noe dalam kanal YouTube Sabrang MDP Official, dikutip Sabtu (24/1/2026).

Noe mengatakan pemerintah juga perlu menyadari bahwa tidak semua orang memiliki kemampuan menyampaikan kritik secara logis dan tertata. Karena itu, ia menilai respons pemerintah terhadap kritik publik seharusnya tidak didominasi emosi.

“Tapi yang keluar pertama adalah emosionalnya. Dan ini terjadi dengan saya dan urusan Tenaga Ahli,” ujarnya.

Ia menambahkan, fungsi kehumasan pemerintah semestinya berfokus pada penanganan situasi krisis, bukan justru diam atau merespons dengan kemarahan.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait