Bagaimana Nasib IKN Saat Ini? Proyek Berlanjut, Sejumlah Fasilitas Kunci Masuk Tahap Akhir

Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dalam pembangunan.

Portalone.net – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur masih berlanjut hingga penghujung 2025, dengan fokus pada penyelesaian infrastruktur inti tahap awal dan persiapan tahap kedua menuju target “ibu kota politik” pada 2028.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa pembangunan fase pertama yang dimulai sejak 2022 telah mencapai sekitar 97% dan ditargetkan tuntas pada akhir 2025. Dalam periode yang sama, beberapa fasilitas penunjang seperti sekolah dan pasar disebut masuk daftar penyelesaian di bulan Desember.

Bacaan Lainnya

Salah satu pekerjaan yang dikebut adalah kantor dan kediaman Wakil Presiden di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Basuki menyatakan konstruksi fisik kantor Wapres ditargetkan selesai akhir Desember 2025, lalu dilanjutkan pengisian furnitur, dengan rencana pemanfaatan mulai 2026.

Sementara itu, Masjid Negara IKN juga dilaporkan mendekati penyelesaian. Staf khusus Otorita IKN Danis Hidayat Sumadilaga menyebut progres pembangunan masjid mencapai sekitar 91% per 17 Desember 2025 dan ditargetkan rampung pada Desember ini.

Baca Juga:  Kota Jambi Kerap Alami Pemadaman Listrik, Ada Apa dengan PLN?

Dari sisi konektivitas, Tol Balikpapan–IKN dibuka secara fungsional dan gratis selama periode 20 Desember 2025–4 Januari 2026 untuk mendukung arus Natal dan Tahun Baru. Kepala BBPJN Kalimantan Timur Yudi Hardiana menyebut pembukaan tersebut berlaku untuk kendaraan golongan tertentu (mobil kecil/golongan I).

Tahap Kedua 2025–2029: Arah “Ibu Kota Politik” 2028 dan Paket Hunian ASN

Dokumen analisis Komisi II DPR RI mencatat pembangunan IKN telah memasuki tahap kedua (2025–2029), mencakup transportasi umum, perluasan permukiman, serta kelanjutan pemindahan ASN dan pembangunan lembaga negara agar pada 2028 IKN siap menjalankan fungsi pusat pemerintahan secara lengkap.

Dalam dokumen yang sama, disebut rencana pemindahan ASN pada 2028 berada pada rentang sekitar 1.700–4.100 orang, bersamaan dengan pembukaan lelang proyek hunian ASN melalui skema KPBU untuk rumah tapak dan rumah susun.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *