Meskipun tidak lagi memiliki posisi formal di pemerintahan setelah masa jabatannya berakhir, Jokowi disebut masih memiliki visi besar bagi Indonesia. Menurut Freddy, jika Jokowi mendirikan partai, konsepnya akan berbeda dari partai politik konvensional yang sudah ada.
“Pak Jokowi ingin mengurangi biaya operasional partai, yang selama ini menjadi beban besar. Salah satu gagasannya adalah membuat kantor partai berbasis virtual hingga tingkat bawah,” ungkapnya.
Meski wacana partai baru ini terus berkembang, relawan Jokowi tetap menyerahkan sepenuhnya kepada sang presiden untuk menentukan waktu yang tepat.
“Apakah ini akan berkaitan dengan dinamika PDIP atau faktor lain, kami serahkan ke Pak Jokowi,” tambah Freddy. (one)













