Beberapa penyakit autoimun dan gangguan saraf yang bisa menyebabkan kesemutan antara lain:
- Multiple sclerosis (MS)
- Sindrom Guillain-Barré
- Lupus
- Stroke ringan (TIA – Transient Ischemic Attack)
Cara Mengatasi Kaki Kesemutan
1. Ubah Posisi Duduk dan Berdiri Secara Berkala
Jika kesemutan terjadi karena duduk terlalu lama, cobalah untuk mengubah posisi atau berjalan sebentar untuk memperlancar aliran darah.
2. Penuhi Asupan Vitamin dan Mineral
Konsumsi makanan kaya vitamin B12, B6, magnesium, dan kalsium seperti daging, ikan, telur, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.
3. Jaga Kadar Gula Darah
Bagi penderita diabetes, mengontrol kadar gula darah dapat membantu mencegah komplikasi seperti neuropati diabetik.
4. Rutin Berolahraga
Olahraga seperti jalan kaki, yoga, dan berenang dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi risiko saraf terjepit.
5. Periksa ke Dokter Jika Kesemutan Tidak Hilang
Jika kesemutan berlangsung lama, sering terjadi, atau disertai gejala lain seperti nyeri hebat, kelemahan otot, atau kesulitan bergerak, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
Kesemutan pada kaki umumnya tidak berbahaya jika terjadi sesekali, tetapi jika terus-menerus atau disertai gejala lain, bisa menjadi tanda gangguan kesehatan yang serius.
Penting untuk mengenali penyebabnya dan melakukan langkah-langkah pencegahan agar kesehatan saraf tetap terjaga. Jika ragu, segera konsultasikan dengan tenaga medis profesional. (one)







