Eskalasi di Tengah Upaya Damai
Meski jalur diplomasi mulai terbuka, situasi di lapangan masih memanas. Netanyahu tetap menginstruksikan pasukan Zionis untuk memperluas invasi di Lebanon selatan ke arah timur.
Sebagai informasi, Lebanon terseret ke dalam pusaran konflik AS-Israel melawan Iran sejak awal Maret lalu. Eskalasi meningkat tajam setelah Hizbullah meluncurkan serangan balasan ke Israel menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akibat gempuran AS-Israel.
Sejak saat itu, operasi militer Israel di Lebanon telah mengakibatkan lebih dari 2.000 orang tewas dan memaksa jutaan warga mengungsi. Upaya gencatan senjata sempat terjadi pada November 2024, namun kesepakatan tersebut kerap goyah akibat dugaan pelanggaran di lapangan.







