Pakistan Kirim Jet Tempur ke Saudi di Tengah Mediasi AS-Iran, Ada Apa?

Ilustrasi. Pakistan kirim jet tempur ke Saudi di bawah pakta pertahanan yang ditandatangani kedua negara pada September 2025. (Foto: AFP/ASIF HASSAN)

Portalone.net – Langkah mengejutkan diambil Pakistan di tengah upayanya menjadi penengah konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Islamabad resmi mengerahkan sejumlah jet tempur ke Arab Saudi tepat saat negosiasi damai sedang berlangsung pada Sabtu (11/4) kemarin.

Pengerahan alutsista udara ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama pertahanan antara Pakistan dan Arab Saudi yang diteken pada September 2025 lalu. Kesepakatan tersebut sebelumnya ditandatangani oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) di Riyadh.

Bacaan Lainnya

Melansir Al Jazeera, Kementerian Pertahanan Saudi mengonfirmasi bahwa skuadron yang terdiri dari jet tempur dan pesawat pendukung telah mendarat di Pangkalan Udara King Abdulaziz. Kedatangan jet-jet ini terjadi bertepatan dengan momen Pakistan menjamu delegasi AS dan Iran di Islamabad.

Baca Juga:  Klaim Ramalan The Simpsons soal Kematian Donald Trump Dipastikan Hoaks

Pesan untuk Teheran: Fleksibel atau Tekanan?

Pengamat keamanan Imtiaz Gul menilai pengerahan ini bukanlah bentuk eskalasi militer, melainkan sebuah pesan diplomatik yang kuat kepada Iran agar tidak kaku dalam meja perundingan.

“Tiga jet tidak akan membuat banyak perbedaan secara militer. Ini adalah pesan kepada Teheran untuk bersikap fleksibel dalam pembicaraan ini, tetapi juga menggarisbawahi bahwa Pakistan memiliki kewajiban strategis dengan Riyadh,” ujar Gul.

Namun, pandangan berbeda datang dari Peneliti Senior Atlantic Council, Michael Kugelman. Ia menyebut langkah Pakistan ini “agak berisiko” karena bisa dianggap sebagai ancaman.

“Ini sinyal bahwa jika Iran tidak bersedia memberikan konsesi menuju kesepakatan, Pakistan mungkin akan semakin merapat ke Saudi dan mengaktifkan pakta pertahanan bersama secara penuh,” jelas Kugelman.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *