Portalone.net – Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Kamala Harris, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan militer Presiden Donald Trump yang menginstruksikan serangan udara ke wilayah Iran.
Harris secara terbuka menuding bahwa agresi militer tersebut bukanlah sekadar aksi pertahanan, melainkan misi tersembunyi untuk memaksakan perubahan rezim di Teheran.
“Ini adalah pertaruhan yang sangat berbahaya dan sama sekali tidak diperlukan,” tegas Harris dalam pernyataan resminya, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Minggu (1/3/2026).
Tuding Trump Ingkar Janji
Politikus senior Partai Demokrat ini menilai bahwa langkah Trump telah menyeret rakyat Amerika ke dalam pusaran perang yang tidak diinginkan. Ia menyoroti kontradiksi antara tindakan Trump saat ini dengan janji-janji yang diucapkannya selama masa kampanye Pilpres 2024.
Harris bahkan tak segan menguliti “jejak digital” sang rival. Ia menuduh Trump telah menebar kebohongan publik dengan berjanji akan mengakhiri keterlibatan AS dalam perang luar negeri, namun justru memulainya sesaat setelah menjabat.






