Portalone.net – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keputusan untuk mengerahkan kapal induk kedua ke Timur Tengah pada Jumat waktu setempat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan tekanan terhadap Iran agar bersedia menyepakati perjanjian baru terkait program nuklirnya.
Kapal induk terbaru dan terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford, diperintahkan bergerak dari Laut Karibia menuju Timur Tengah. Kapal ini akan bergabung dengan USS Abraham Lincoln serta gugus tempur kapal perusak berpeluru kendali yang telah bersiaga di kawasan tersebut selama lebih dari dua pekan.
“Jika kita tidak mencapai kesepakatan, kita akan membutuhkannya,” ujar Trump kepada wartawan merujuk pada pengerahan kapal induk tersebut. “Kapal itu akan berangkat segera.”
Diplomasi di Ambang Kebuntuan
Pengerahan kekuatan militer ini terjadi hanya beberapa hari setelah Trump mengisyaratkan adanya peluang negosiasi baru dengan Teheran. Namun, tanda-tanda kesepakatan tampak menjauh setelah pejabat keamanan tinggi Iran mengunjungi Oman dan Qatar pekan ini untuk bertukar pesan dengan perantara AS tanpa membuahkan hasil konkret.
Situasi di kawasan saat ini sedang berada di titik didih:
Ketegangan Regional: Negara-negara Teluk Arab telah memperingatkan bahwa serangan apa pun dapat memicu konflik regional yang lebih luas, terutama saat kawasan masih belum pulih dari dampak perang Israel-Hamas di Gaza.
Gejolak Internal Iran: Teheran sedang menghadapi tekanan domestik yang berat. Warga Iran mulai menggelar upacara berkabung 40 hari bagi ribuan korban yang tewas dalam tindakan keras pemerintah terhadap protes nasional bulan lalu.
Insiden Militer: Pasukan AS baru-baru ini menembak jatuh drone Iran yang mendekati USS Abraham Lincoln, menyusul upaya Iran untuk menghentikan kapal berbendera AS di Selat Hormuz.
Perubahan Strategi yang Mendadak
Keputusan mengirim USS Gerald R. Ford tergolong mengejutkan. Sebelumnya, kapal ini dikirim ke Karibia untuk mendukung operasi yang berhasil menangkap mantan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, bulan lalu.







