Portalone.net – Halaman Kantor TP-PKK Provinsi Jambi dipadati warga sejak Rabu (15/4/2026) pagi. Mereka antusias menyerbu kegiatan Pojok Berkah yang dipadukan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) serta program sarapan bergizi gratis.
Acara ini merupakan hasil kolaborasi ciamik antara TP-PKK Provinsi Jambi, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi. Tujuannya jelas: membantu dapur warga tetap ngebul di tengah dinamika harga pangan sekaligus menekan angka inflasi daerah.
Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris (Hesti Haris), turun langsung memantau jalannya kegiatan. Menurutnya, program ini adalah langkah nyata untuk meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
“Gerakan Pangan Murah ini isinya kebutuhan yang sangat mendasar seperti beras, minyak, dan bahan pokok lainnya. Ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk menjaga kestabilan pengeluaran keluarga,” ujar Hesti Haris di lokasi, Rabu (15/4).
Edukasi Belanja Bijak & Gizi Seimbang
Tak hanya soal jual-beli sembako murah, Hesti menekankan bahwa Pojok Berkah juga menjadi ruang edukasi. Warga diajak untuk lebih melek dalam mengelola keuangan dan memperhatikan asupan gizi keluarga.
“Melalui Pojok Berkah, kami hadirkan sarapan gratis yang bergizi. Kami ingin masyarakat tidak hanya dapat pangan murah, tapi juga peduli gizi keluarga,” tambahnya.
Hesti juga mengapresiasi peran Bank Indonesia yang kini tak hanya identik dengan urusan cetak uang, tapi juga aktif terjun ke lapangan membantu ekonomi masyarakat Jambi.
Baca Juga:
Jurus Tekan Inflasi
Di lokasi yang sama, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jambi, Robby Fathir Nashary, menjelaskan bahwa sinergi ini adalah bagian dari strategi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Fokus utamanya adalah menjinakkan harga kelompok pangan bergejolak (volatile food).
“Stabilitas harga pangan bukan sekadar angka statistik, tapi menyangkut kesejahteraan harian. Kami ingin ketersediaan pasokan terjaga dan harganya terjangkau oleh masyarakat,” tegas Robby.
Stok Pangan Aman, Rantai Distribusi Dipangkas
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Johansyah, memastikan bahwa stok bahan pangan yang disediakan dalam kondisi aman. Lewat GPM, pemerintah sengaja memotong rantai distribusi agar harga sampai ke tangan warga jauh lebih murah dibanding harga pasar.
“Kita memperpendek rantai distribusi. Ini strategi menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus antisipasi gejolak harga,” kata Johansyah.
Pantauan di lokasi, warga terlihat tertib mengantre untuk mendapatkan beras, minyak goreng, dan gula. Kehadiran sarapan gratis dari program PKK Berkah Berbagi pun menambah kemeriahan acara yang berlangsung hingga siang hari tersebut.







Komentar (0)
Mari berdiskusi dengan sehat. Hindari kata-kata kasar dan provokasi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!