Di China sendiri, harga spot batubara 5.500 NAR di pelabuhan Qinhuangdao turun 1 USD/ton menjadi 114 USD/ton di tengah permintaan terbatas di pasar spot.
Pemasok menurunkan harga karena permintaan dari administrasi pelabuhan untuk mengurangi persediaan, yang meningkat signifikan selama seminggu terakhir.
Selain itu, harga batu bara didorong oleh faktor eksternal seperti lonjakan harga gas alam dan ketidakpastian pasokan energi global akibat konflik geopolitik. Permintaan global untuk energi berbasis fosil tetap tinggi meskipun ada upaya transisi energi.
Penguatan ini memberikan dampak positif bagi saham perusahaan tambang batu bara di Indonesia, tetapi di sisi lain, mengingatkan tentang risiko perlambatan jika permintaan melemah atau terdapat gangguan logistik lebih lanjut. (one)







