Bahaya Mengemudi di Malam Hari bagi Penderita Rabun dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi Tantangan Mengemudi di Malam Hari bagi Penderita Rabun. Foto: Istimewa

Portalone.net, Tips – Mengendarai mobil pada malam hari memiliki tantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang mengalami rabun, seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), atau rabun senja (nyctalopia). Berikut adalah bahaya yang perlu diperhatikan:

Penderita rabun mengalami kesulitan untuk melihat dengan jelas, terutama dalam kondisi pencahayaan yang minim. Saat malam hari, kurangnya cahaya alami memperburuk kemampuan mata untuk fokus, meningkatkan risiko tidak dapat melihat jalan, rambu, atau kendaraan lain dengan jelas.

Bacaan Lainnya

Penderita rabun sering kali lebih sensitif terhadap silau, terutama dari lampu depan kendaraan yang datang dari arah berlawanan. Hal ini dapat mengaburkan pandangan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Rabun dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk menilai jarak dan kecepatan kendaraan lain. Pada malam hari, ini menjadi lebih parah karena kontras visual yang rendah, meningkatkan kemungkinan tabrakan.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *