Perubahan pola pikir kecil tersebut dapat mencegah pemikiran bahwa hari libur dipenuhi dengan tugas-tugas yang menyebalkan, menurut Dr. Holmes.
3. Lakukan kegiatan yang menarik dan berbeda
Saat sedang liburan, pasti kita pernah terkagum-kagum melihat pemandangan yang indah, menikmati makanan yang tak sering ditemukan di tempat asal, atau berkunjung ke tempat legendaris.
Ada kata yang tepat untuk menggambarkannya. Menurut Holmes, awe atau kekaguman adalah perasaan yang muncul saat kamu dihadapkan pada sesuatu yang begitu luas secara persepsi sehingga mengubah pemahamanmu tentang dunia.
Akhir pekan juga dapat menawarkan kekaguman tersebut, karena kamu memiliki waktu yang jauh dari kekacauan di hari kerja. Dengan begitu, kamu dapat mengubah caramu memandang waktu.
Sebuah studi tahun 2012 di jurnal Psychological Science menemukan bahwa kekaguman dapat membuat seseorang merasa tidak terburu-buru, seolah memiliki lebih banyak waktu.
Lain kali saat kamu libur kerja, carilah kegiatan yang mengagumkan. Misalnya, cari jalur perjalanan yang indah, buat alarm untuk sekadar menyaksikan matahari terbit, atau jadwalkan kunjungan ke taman lokal dan pameran seni yang menarik.
4. Memastikan diri tetap jujur dengan “perangkat komitmen”
Sebagian besar aktivitas yang membuat kita senang, kagum, dan meremajakan mental bersifat opsional, sehingga mudah untuk dilewatkan.
Agar tidak terlewat, Dr. Holmes menyarankan untuk menggunakan apa yang disebut sebagai “perangkat komitmen” atau cara mengunci diri dalam menindaklanjuti sebuah tujuan.
Hal ini busa berarti memesan kelas yoga yang tidak dapat dibatalkan, atau membuat janji minum kopi dengan seorang teman. Dengan itu, kamu akan lebih cenderung berpegang pada rencana karena mendapatkan dorongan untuk menikmatinya.
5. Jangan anggap remeh hal yang membuatmu senang
Mulailah menghargai setiap hal sederhana yang terjadi, kegiatan yang kamu lakukan, dan waktu yang habis bersama orang-orang terdekat.
Baca Juga: Tidak Bisa Tidur Kecanduan Media Sosial? Berikut Tips Mengelola Waktu yang Tepat
Sebab, suatu saat nanti kamu akan mengingat kembali kenangan itu dan berharap dapat kembali lagi.
Menumbuhkan apresiasi terhadap hal-hal baik meskipun sederhana dapat membuat akhir pekan dan sisa hari-hari terasa lebih memuaskan.
“Intinya bukan untuk membuat kita sedih, tapi untuk memastikan bahwa kita telah meluangkan waktu untuk pengalaman yang membuat kita bahagia.” tutup Holmes. (one)
(Sumber: Kompas.com)













