Al Haris juga mewanti-wanti pihak perusahaan agar tidak bandel dengan melalui jalan seenaknya menggunakan angkutan berat yang melebihi tonase. Dia minta, masyarakat bisa bersama-sama menjaga jalan yang sudah diperbaiki itu agar tidak kembali rusak.
“Saya mohon jaga serta pelihara jalan ini dengan baik. Tonase kendaraan kita tolong sekali diperhatikan agar jalan ini bisa bertahan lama semua ini untuk kesejahteraan rakyat Jambi yang saya cintai,” ucap dia.
Sejauh ini, kata Al Haris, perbaikan jalan Simpang Pudak menuju Suak Kandis itu mencapai sepanjang hampir 56 Kilometer. Perbaikan jalan yang dilakukan pada 2022 hingga 2024 itu juga sudah selesai mencapai 100 persen sesuai target yang diharapkan.
Al Haris mengatakan selain jalan yang akan jadi akses peningkatan perekonomian warga, jalan ini juga menjadi akses menuju makam Orang Kayo Hitam, yang menjadi makam leluhur Rajo Jambi. Bukan hanya itu saja, jalan Simpang Pudak-Suak Kandis juga menjadi akses utama untuk menuju pelabuhan Ujung Jabung di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
“Jika nanti pemerintah pusat akan memulai membangun pelabuhan Ujung Jabung itu maka jalan ini juga menjadi akses ke sana,” tegas Al Haris. (*)







