Gubernur Jambi: Bonus Demografi Jadi Peluang Sekaligus Tantangan Pembangunan

Gubernur Jambi Al Haris memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana 2026 di Kantor Gubernur Jambi, Rabu (8/4/2026). (Foto Pemprov Jambi)

Portalone.net – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menegaskan bahwa fenomena bonus demografi yang tengah terjadi di Provinsi Jambi merupakan pisau bermata dua. Di satu sisi menjadi peluang emas pertumbuhan ekonomi, namun di sisi lain menjadi tantangan besar bagi keberlanjutan pembangunan jika tidak dikelola dengan tepat.

Pernyataan tersebut disampaikan Al Haris saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Rabu (8/4/2026).

Bacaan Lainnya

“Hampir 70 persen penduduk kita berada di usia produktif (15-64 tahun). Ini adalah peluang sekaligus tantangan. Jika tidak dikelola dengan baik, justru bisa menjadi beban. Tapi jika dimanfaatkan, ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Al Haris.

Baca Juga:  Keberhasilan Gubernur Al Haris Mendorong Publikasi Data yang Semakin Modern Tuai Pujian

Dominasi Usia Produktif hingga 2040

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, struktur penduduk Jambi didominasi oleh usia produktif sebesar 68,66 persen. Sementara penduduk usia 0-14 tahun mencapai 25,11 persen dan lansia (65 tahun ke atas) sebesar 6,03 persen.

Al Haris memproyeksikan komposisi penduduk usia produktif di Jambi akan tetap bertahan di angka 67,61 persen hingga puncaknya pada tahun 2040 mendatang.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya strategi penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pemerataan distribusi penduduk, serta penanganan urbanisasi yang cepat.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *