Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas potensi riset untuk menjaga komoditas unggulan daerah, salah satunya duku kumpe yang selama ini dikenal sebagai buah khas Jambi. Beberapa tahun terakhir, sejumlah pohon duku kumpe dilaporkan mengalami penurunan produktivitas sehingga dinilai perlu mendapat perhatian melalui pendekatan riset ilmiah.
Para peneliti BRIN menjelaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga riset dapat membuka peluang untuk mengembangkan inovasi yang tidak hanya menjawab persoalan lingkungan, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi komoditas daerah.
Melalui kunjungan ini, DPRD Jambi berharap dapat memperkuat kerja sama dengan BRIN sehingga berbagai hasil riset dan teknologi dapat dimanfaatkan secara nyata dalam mendukung pembangunan serta perlindungan sumber daya alam di Provinsi Jambi. (*)







