Pembangunan Akhlak sebagai Warisan
Dalam kesempatan tersebut, Al Haris menegaskan bahwa orientasi pembangunan daerah tidak boleh hanya bertumpu pada infrastruktur fisik atau gedung-gedung megah.
“Pembangunan tidak cukup membangun gedung-gedung yang bagus dan megah, tetapi yang lebih penting membangun akhlakul karimah anak-anak, membangun karakter dan moral generasi muda,” tuturnya.
Ia menilai, wajah Provinsi Jambi sangat ditentukan oleh Kota Jambi sebagai barometer utama. Jika Kota Jambi bersih dan masyarakatnya ramah, maka hal itu akan memberikan kesan positif bagi keseluruhan provinsi.
Sinergi Pemerintah dan Bantuan Sosial
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana yang turut hadir menyatakan bahwa sinergi antara Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi Jambi saat ini berjalan sangat erat, terutama dalam penyelarasan program strategis untuk percepatan pembangunan.
Safari Ramadhan ini juga diwarnai dengan penyerahan bantuan sosial sebagai bentuk empati kepada masyarakat, di antaranya:
-
Program ASN Peduli Stunting: Pemberian 20 paket sembako, susu, dan telur.
-
Bantuan Rumah Ibadah: Dana CSR Bank 9 Jambi senilai Rp 20 juta untuk Masjid Al-Ikhlas.
-
Santunan Dhuafa: Paket bantuan dari Baznas Provinsi dan Kota Jambi, serta bantuan pribadi dari Wali Kota Jambi.
Acara ditutup dengan tausiah dari Pimpinan Ponpes Al Hidayah, Hasan Basri Husin, yang mengingatkan bahwa Ramadhan adalah momentum untuk tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) dan memperkuat empati sosial melalui ibadah puasa yang menjaga hati dan lisan.






