Selain pengamanan aktivitas ibadah, perhatian turut diarahkan pada stabilitas ekonomi masyarakat selama Ramadhan. Kapolda menginstruksikan jajarannya memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar guna mencegah lonjakan harga di pasar. Ia menegaskan tidak boleh ada distributor maupun spekulan yang memanfaatkan tingginya kebutuhan masyarakat untuk meraup keuntungan berlebih.
Penguatan pengamanan akan difokuskan pada titik-titik rawan dan blind spot, terutama pada waktu-waktu krusial seperti ngabuburit, pelaksanaan salat tarawih, serta menjelang sahur. Pola pengamanan akan mengedepankan langkah preemtif dan preventif, dengan dukungan penegakan hukum secara tegas dan terukur bila diperlukan.
Sementara itu, melalui Kabid Humas Polda Jambi, Erlan Munaji, Kapolda memastikan seluruh jajaran telah disiagakan secara maksimal. Ia menekankan pentingnya sinergi dengan TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan dalam menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum secara tegas dan terukur apabila diperlukan. Sinergitas akan terus diperkuat, karena keamanan tidak bisa diwujudkan oleh satu instansi saja,” ujarnya.
Dengan digelarnya Apel Siaga Kamtibmas ini, seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Ramadhan 1447 H di Provinsi Jambi diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, serta penuh kekhusyukan.






