Portalone.net – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026 terus berlangsung dengan berbagai rangkaian kegiatan. Salah satunya adalah jalan santai dan pembukaan Pasar Tani yang dilepas langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi, Sabtu (10/01/2026) pagi.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH., MH beserta istri, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, pejabat daerah, ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, serta ribuan masyarakat Kota Jambi.
Dalam keterangannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa pada usia ke-69, Provinsi Jambi telah melalui berbagai tantangan dan capaian pembangunan, termasuk di bidang kesehatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan secara menyeluruh.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berperan aktif dalam pembangunan kesehatan, mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas,” ujar Al Haris.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jambi juga membuka Pasar Tani yang merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026. Pasar Tani tersebut diikuti oleh 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi dan menampilkan berbagai komoditas pertanian.
Menurut Al Haris, Pasar Tani tidak hanya menjadi pendukung kegiatan peringatan HUT, tetapi juga menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta mengendalikan inflasi daerah melalui ketersediaan dan stabilitas harga komoditas pertanian.
“Melalui Pasar Tani ini, kita dapat memantau ketersediaan dan harga komoditas pertanian. Jika semua komoditas ditanam secara berkelanjutan dan tidak terputus, maka inflasi dapat dicegah,” jelasnya.
Gubernur Al Haris menambahkan, Pasar Tani menjadi bukti potensi pertanian Provinsi Jambi yang sangat besar, dengan beragam komoditas seperti sayuran, buah-buahan, dan hasil perkebunan yang diproduksi oleh petani lokal dan dipasarkan langsung kepada masyarakat. **

