Batuk dan Flu Saat Puasa? Ini 5 Cara Ampuh Mengatasinya Tanpa Batal

Seorang wanita sedang mengalami Flu dan Batuk. (Foto: Freepik)

Portalone.net Menjalankan ibadah puasa di tengah kondisi tubuh yang kurang prima tentu menjadi tantangan tersendiri. Belakangan ini, perubahan cuaca yang tidak menentu sering kali memicu gejala batuk dan flu di kalangan masyarakat yang sedang berpuasa.

Kondisi tenggorokan yang kering karena tidak mendapat asupan cairan selama belasan jam dapat memperberat rasa gatal saat batuk. Namun, jangan terburu-buru membatalkan puasa jika gejala masih tergolong ringan.

Bacaan Lainnya

Berikut adalah langkah-langkah strategis untuk mengatasi batuk dan flu agar ibadah tetap lancar:

1. Optimalkan Hidrasi saat Sahur dan Buka

Kunci utama melawan flu adalah pengenceran lendir dalam tubuh. Karena jendela makan terbatas, pastikan Anda memenuhi kuota 8 gelas air putih sehari dengan pola 2-4-2 (2 gelas saat buka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur).

Tips: Hindari air es saat berbuka. Suhu dingin dapat memicu kontraksi pada tenggorokan yang sensitif dan memperparah batuk. Pilih air hangat atau teh jahe untuk efek menenangkan.

2. Perhatikan Menu Makanan (Hindari Gorengan)

Sangat disarankan untuk menepi sejenak dari gorengan dan makanan pedas. Minyak berlebih dapat mengiritasi dinding tenggorokan yang sedang meradang.

  • Perbanyak Sup: Konsumsi sup ayam hangat saat sahur dan buka. Uap hangatnya membantu melegakan hidung tersumbat.

  • Buah Tinggi Vitamin C: Jeruk, pepaya, atau kiwi sangat baik untuk meningkatkan sistem imun yang sedang “berperang” melawan virus.

3. Istirahat Berkualitas (Power Nap)

Kurang tidur adalah musuh utama sistem kekebalan tubuh. Jika aktivitas di siang hari terasa berat karena flu, manfaatkan waktu istirahat kantor untuk power nap selama 15-20 menit. Hal ini terbukti efektif mengembalikan energi tanpa mengganggu jam tidur malam.

4. Gunakan Humidifier atau Uap Alami

Udara yang terlalu kering (terutama jika Anda bekerja di ruangan ber-AC) bisa memperparah batuk kering. Gunakan humidifier atau hirup uap air panas yang ditetesi minyak kayu putih untuk membantu melegakan saluran pernapasan di malam hari.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *