Hilal dalam Islam: Definisi, Syarat Penampakan, dan Metode Pengamatannya

Pengertian Hilal. Foto: dibuat oleh AI

Portalone.net – Hilal adalah bulan sabit pertama yang terlihat setelah terjadinya konjungsi (ijtima’) atau bulan baru dalam kalender Hijriyah.

Hilal menandai awal bulan baru dalam penanggalan Islam, terutama untuk menentukan awal bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah. Keberadaan hilal menjadi sangat penting dalam menetapkan waktu ibadah, seperti puasa Ramadan dan Idul Fitri.

Bacaan Lainnya

Kriteria Penentuan Hilal

Untuk menentukan hilal, beberapa kriteria digunakan oleh berbagai negara dan organisasi Islam. Beberapa di antaranya adalah:

Konjungsi (Ijtima’): Hilal hanya bisa muncul setelah terjadi konjungsi, yaitu ketika posisi bulan, bumi, dan matahari sejajar dalam satu garis lurus.

Sudut Elongasi: Jarak sudut antara matahari dan bulan yang cukup agar hilal dapat diamati.

Ketinggian Hilal: Hilal harus berada pada ketinggian tertentu di atas horizon setelah matahari terbenam agar dapat terlihat.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *