Portalone.net, Ragam – Rencana pemerintah untuk memberikan libur sekolah selama satu bulan penuh saat Ramadan mendapatkan sorotan dari Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G).
Organisasi ini meminta kebijakan tersebut dikaji lebih dalam dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap proses pembelajaran, kurikulum, serta dinamika sosial dan ekonomi.
Jika wacana ini terjadi, maka terjadi kekhawatiran di guru sekolah madrasah maupun swasta karena gaji mereka akan berkurang signifikan jika siswa libur sebulan penuh, lantaran orang tua pun keberatan membayar iuran SPP karena anaknya libur sekolah.
Seperti halnya di tahun sebelumnya, setiap bulan ramadan jam belajar memang berkurang atau mendapatkan penyesuaian.
Jadi sebenarnya bisa tetap masuk sekolah, namun jadwal pembelajaran dimodifikasi, diatur ulang, lalu dikombinasikan dengan kegiatan sekolah bernuansa pendidikan nilai kerohanian.







