Secara sederhana, political will adalah kesiapan seorang pemimpin untuk membuat keputusan yang diperlukan, bahkan jika keputusan tersebut tidak populer atau mungkin menghadapi perlawanan dari berbagai pihak, demi mencapai tujuan jangka panjang yang dianggap penting bagi negara atau masyarakat.
Sebagai contoh:
- Seorang pemimpin yang memiliki political will yang kuat mungkin akan berani mengimplementasikan kebijakan yang mendukung pemberantasan korupsi meskipun ada risiko menghadapi lawan politik atau pihak yang berkepentingan dengan praktik tersebut.
- Dalam konteks pembangunan, political will bisa terlihat dalam komitmen pemerintah untuk mengatasi kemiskinan atau perubahan iklim, meskipun kebijakan-kebijakan tersebut memerlukan investasi besar dan pengorbanan.
Dengan kata lain, tanpa political will, kebijakan yang baik sekalipun mungkin tidak dapat terwujud secara efektif. (one)







