- Reaksi alergi obat
- Alergi nasal
- Rhinitis alergi
- Rhinitis alergi musiman
- Rhinitis vasomotor
- Reaksi pasca digigit serangga
- Urtikaria idiopatik kronis
- Neutropenia yang diinduksi sitotoksik
Kondisi-kondisi tersebut biasanya mengakibatkan beberapa gejala yang mirip, yakni seperti demam, gatal-gatal, ruam kulit, pilek, hidung tersumbat, bersin-bersin, mata merah, mata berair, mata gatal, dan tenggorokan gatal.
Kontraindikasi Fexofenadine
Fexofenadine tidak bisa digunakan pada pasien yang memiliki masalah hipersensitivitas terhadap komponen obat. Orang dengan kondisi ini bisa mengalami reaksi alergi yang berakibat fatal jika tetap menggunakan Fexofenadine.
Peringatan Penggunaan Obat Fexofenadine
Meskipun belum tentu kontraindikasi dengan Fexofenadine, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat alergi ini.
Berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum menggunakan Fexofenadine jika Anda memiliki salah satu dari kondisi di bawah ini:
- Sedang hamil atau berencana hamil
- Sedang menyusui
- Mengalami gangguan fungsi ginjal
- Mengalami gangguan fungsi hati
- Beri tahu semua nama obat medis, obat herbal, suplemen makanan, dan multivitamin yang sedang digunakan
- Menggunakan obat antasida, eritromisin, atau ketoconzole
Dosis Fexofenadine
Gunakanlah Fexofenadine sesuai dengan dosis yang tepat. Dosis Fexofenadine tergantung pada usia dan kondisi medis pasien, yakni berkisar antara 30 mg hingga 180 mg dalam sehari dengan dosis terbagi ataupun tunggal. Oleh karena itu, diperlukan resep dokter agar dosis Fexofenadine bisa sesuai.
Efek Samping Fexofenadine
Penggunaan Fexofenadine bisa menimbulkan beberapa efek samping. Efek samping yang mungkin muncul bisa ringan hingga serius.
Berikut ini adalah efek samping Fexofenadine yang umum terjadi:
- Sakit kepala
- Nyeri punggung
- Hidung tersumbat
- Radang tenggorokan
- Nyeri di area sinus
- Mengantuk
- Kelelahan
Penggunaan Fexofenadine juga bisa menimbulkan beberapa efek samping yang lebih serius meskipun jarang terjadi:
- Urtikaria
- Pruritus
- Kulit kemerahan
- Reaksi alergi (gatal-gatal, ruam kulit, sulit bernafas, sakit perut, mual, muntah, dan pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan Anda)
- Demam
- Batuk yang parah
- Gangguan di area telinga
- Sulit menelan
- Rewel (pada anak)
- Ataksia
- Dismenore
- Halusinasi
- Tremor
- Aritmia ventrikel
- Psikosis
- Kejang
- Koma
Segera hentikan penggunaan Fexofenadine jika Anda mengalami salah satu dari efek samping yang telah disebutkan. Carilah bantuan medis terdekat agar efek samping tidak berkembang semakin buruk.
Harga Fexofenadine
Harga Fexofenadine tergantung pada nama dagang, kekuatan dosis, dan kuantitas obat dalam satu unit kemasan. Umumnya, Fexofenadine dijual dengan harga Rp40.000-120.000/strip (10 tablet).
Sumber:
- PIONAS-BPOM: FEKSOFENADIN HCL. http://pionas.pom.go.id/monografi/feksofenadin-hcl [diakses pada 9 Juli 2019]
- Drugs: Fexofenadine. https://www.drugs.com/mtm/fexofenadine.html [diakses pada 9 Juli 2019]
- MedlinePlus: Fexofenadine. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a697035.html [diakses pada 9 Juli 2019]
- DrugInfoSys: Fexofenadine. http://www.druginfosys.com/drug.aspx?drugcode=1116&type=1 [diakses pada 9 Juli 2019]
Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.












