Famotidine: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Efek samping dapat terjadi akibat penggunaan obat berlebihan, interaksi obat, penggunaan jangka panjang, atau karena kondisi tertentu dari setiap pasien yang tentunya berbeda-beda.

Jika Anda merasakan gejala efek samping serius atau reaksi alergi dari penggunaan obat ini, segera hentikan penggunaan obat dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Interaksi Obat Famotidine

Interaksi obat dapat terjadi ketika Famotidine digunakan bersama dengan jenis obat-obatan lain tertentu. Interaksi obat menyebabkan efektivitas obat menurun dan dapat meningkatkan potensi terjadinya efek samping.

Berikut adalah jenis obat yang sebaiknya tidak digunakan bersama dengan Famotidine:

  • Antikoagulan
  • Antasida
  • Metoclopramide
  • Sukralfat
  • Ketoconazole
  • Itraconazole
  • Obat kemoterapi
  • Obat radioterapi

Daftar obat di atas kemungkinan bukan merupakan daftar lengkap. Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi atau belum lama ini mengonsumsi obat-obatan tertentu baik obat resep, non-resep, hingga herbal.

Konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan interaksi obat, maka sebaiknya dihindari. Diskusikan dengan dokter tentang jenis makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari selama penggunaan obat Famotidine untuk menghindari interaksi obat.

Peringatan dan Perhatian Famotidine

Famotidine termasuk ke dalam jenis obat keras yang penggunaannya harus melalui resep dokter. Ikuti petunjuk penggunaan obat ini dengan seksama untuk menjaga keamanannya.

Berikut adalah beberapa hal lain yang perlu menjadi peringatan dan perhatian selama penggunaan obat Famotidine:

  • Jangan gunakan obat Famotidine pada pasien yang hipersensitif pada Famotidine dan komponen lain yang terkandung dalam obat ini. Waspada jika Anda memiliki riwayat alergi pada obat sejenis.
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada pasien yang memiliki kondisi seperti gangguan ginjal, kehamilan, ibu menyusui, dan lansia.
  • Penggunaan Famotidine pada anak-anak tidak disarankan. Apabila tetap harus menggunakan obat ini, pastikan penggunaannya di bawah pengawasan dokter.

 

Sumber:

  1. FAMOTIDIN – http://pionas.pom.go.id/monografi/famotidin diakses 12 Juli 2019
  2. 1.3.1 Antagonis Reseptor-H2 – http://pionas.pom.go.id/ioni/bab-1-sistem-saluran-cerna-0/13-antitukak/131-antagonis-reseptor-h2 diakses 12 Juli 2019
  3. Famotidine, Oral Tablet – https://www.healthline.com/health/famotidine-oral-tablet diakses 12 Juli 2019
  4. Famotidine Tablet Peptic Ulcer Agents – https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5035-2033/famotidine-oral/famotidine-oral/details diakses 12 Juli 2019

Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait