7 Cara Menghentikan Kecanduan Masturbasi (Pria dan Wanita)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

menghentikan-masturbasi-doktersehat

DokterSehat.Com – Masturbasi adalah salah satu aktivitas seks solo yang terbilang normal. Semua orang bisa melakukan hal ini khususnya mereka yang belum menikah. Beberapa orang bahkan menggunakanya untuk menghilangkan jenuh dan penat. Kalau sudah mengganggu, segera lakukan cara menghentikan kecanduan masturbasi!

Efek Terlalu Sering Masturbasi

Masturbasi bisa memengaruhi mood seseorang menjadi lebih baik. Kalau dilakukan secara berlebihan, efek masturbasi bisa memicu banyak hal merugikan baik secara fisik atau mental. Seseorang yang melakukan masturbasi berlebihan baik pria atau wanita bisa mengalami beberapa hal di bawah ini.

  • Sulit konsentrasi dalam pekerjaannya. Seseorang dengan kondisi ini akan memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan seks. Kalau kondisi ini terus dibiarkan, kemungkinan besar menurunkan produktivitas.
  • Tubuh akan cenderung jadi lemas dan seseorang malas melakukan apa pun. Mereka juga akan lebih banyak berada di dalam kamar saja daripada keluar dan melakukan sosialisasi.
  • Mulai mengalami kecanduan dengan pornografi. Tidak bisa dimungkiri lagi kalau seseorang yang sering sekali melakukan masturbasi berlebihan biasanya kerap menyaksikan video pornografi atau melihat gambar.
  • Kehidupan seksualnya bisa mengalami gangguan. Pasalnya seseorang akan terbiasa untuk melakukan aktivitas seks sendirian saja. Kalau melakukan seks, mereka juga terobsesi untuk melakukan sesuatu yang sama dengan apa yang ada di dalam video padahal tidak semua orang bisa melakukannya.
  • Kemampuan seks akan mengalami penurunan baik kemampuan menerima rangsangan hingga mendapatkan orgasme.

Cara Menghentikan Kecanduan Masturbasi

Kalau Anda merasa melakukan masturbasi secara berlebihan dan susah menghentikannya, ada baiknya melakukan beberapa hal untuk bisa menghindarinya. Dengan demikian, Anda bisa mengurangi frekuensi untuk masturbasi dan bisa hidup secara normal.

Begini cara menghentikan kecanduan masturbasi bagi pria dan wanita:

  1. Menghindari pemicu masturbasi

Hal pertama yang harus diperhatikan dengan baik oleh mereka yang ingin berhenti dari kebiasaan masturbasi secara berlebihan adalah menghindari pemicunya. Setiap orang memiliki pemicu yang berbeda-beda. Kalau pemicu tidak bisa dihindari dengan baik, kemungkinan untuk berhenti masturbasi akan kecil.

Salah satu pemicu masturbasi yang sangat kuat adalah pornografi. Kalau seseorang dekat sekali dengan pornografi, kemungkinan besar, mereka akan mudah melakukan masturbasi. Apalagi kalau pornografi baik dalam bentuk video atau gambar mudah diakses dari ponsel. Kalau ingin berhenti masturbasi secara berlebihan, hindari berbagai pemicu khususnya pornografi.

  1. Lebih banyak melakukan olahraga

Penyebab masturbasi adalah terlalu banyak waktu senggang yang tidak dimanfaatkan dengan baik. Akhirnya pikiran lebih banyak tertuju pada pornografi dan sejenisnya. Kalau seseorang lebih banyak melakukan aktivitas fisik yang menguras energi seperti olahraga, keinginan untuk melakukan masturbasi akan kecil.

Lakukan olahraga secara rutin setiap hari atau minimal tiga kali dalam seminggu. Seseorang bisa dengan mudah membuang keinginan untuk melakukan masturbasi secara berlebihan. Olahraga yang bisa dilakukan ada banyak termasuk jalan kaki, jogging, atau olahraga di tempat fitness dengan memakai beberapa alat atau mesin yang disediakan.

  1. Lebih banyak menjalankan hobi

Cara menghentikan kecanduan masturbasi adalah dengan melakukan hobi. Manfaatnya, pikiran dan tenaga Anda akan tersita untuk melakukan hal-hal yang jauh lebih bermanfaat. Kalau sudah lelah dan puas dengan aktivitas yang dilakukan, Anda bisa beristirahat dengan baik tanpa memikirkan masturbasi.

  1. Banyak bersosialisasi

Salah satu tanda dari mereka yang suka sekali melakukan masturbasi adalah jarang melakukan sosialisasi. Mereka cenderung lebih banyak berada di dalam rumah atau kamar. Gangguan kejiwaan seperti anxiety dan sejenisnya juga bisa terjadi dan menyebabkan seseorang takut bertemu orang.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait