13 Makanan Penambah Darah (Solusi Atasi Anemia)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

makanan-penambah-darah-doktersehat

DokterSehat.Com – Apakah tubuh Anda mudah merasa lelah dan lemas? Atau, kepala sering merasa pusing? Jika ya, maka hal ini bisa jadi pertanda tubuh kekurangan darah atau biasa kita kenal sebagai anemia. Anemia adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah di dalam tubuh berada di bawah normal. Guna mengatasi hal ini, mengonsumsi makanan penambah darah adalah salah satu solusi ampuh, apa sajakah?

Penyebab Tubuh Kekurangan Darah (Anemia)

Darah memiliki peran yang sangat vital bagi keberlangsungan fungsi tubuh. Bagaimana tidak? Darah inilah yang bertugas mengantarkan nutrisi, vitamin, dan juga oksigen menuju organ-organ tubuh sehingga organ-organ tersebut dapat menjalankan fungsinya. Adalah hemoglobin, komponen di dalam sel darah merah yang ‘mengemban’ tugas penting tersebut.

Akan tetapi, terdapat kasus di mana produksi hemoglobin di dalam tubuh tidak maksimal yang pada akhirnya menyebabkan penyaluran nutrisi, vitamin, dan oksigen mengalami hambatan. Kondisi ini terjadi akibat kurangnya asupan zat besi ke dalam tubuh. Ya, zat besi adalah mineral yang berfungsi untuk memproduksi hemoglobin, sehingga tak heran kekurangan zat besi berimbas pada kondisi kekurangan darah (anemia).

Daftar Makanan Penambah Darah (Sehat dan Enak)

Kekurangan darah (anemia) bukanlah kondisi yang menyenangkan dan hal ini tentu saja bisa mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Salah satu cara mengatasi anemia yang mudah dan efektif adalah dengan mengonsumsi makanan penambah darah yang mengandung zat besi dalam jumlah banyak.

Berikut ini pilihan makanan penambah darah yang patut untuk Anda konsumsi.

1. Bayam

Bayam adalah jenis sayuran yang layak untuk Anda konsumsi guna mencegah atau mengatasi penyakit anemia. Pasalnya, makanan penambah darah yang satu ini mengandung zat yang dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin, apalagi kalau bukan zat besi.

Setengah gelas bayam diklaim mengandung sekitar 12 miligram (mg) zat besi. Jumlah ini memenuhi hampir 50 persen dari total kebutuhan zat besi harian bagi tubuh.

Tak hanya itu, bayam juga diperkaya dengan asam folat di dalamnya, yang mana asam folat (vitamin B9) ini berfungsi untuk menambah jumlah sel darah merah.

2. Brokoli

Jenis sayuran lainnya yang juga termasuk ke dalam daftar makanan penambah darah terbaik adalah brokoli. Dikatakan demikian karena ternyata, brokoli juga mengandung zat besi dan asam folat dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan zat besi dan asam folat harian.

Selain itu, kandungan vitamin C di dalam brokoli juga efektif untuk membantu tubuh dalam menyerap zat besi sehingga mineral ini dapat menjalankan tugasnya dengan optimal.

3. Kacang Hijau

Apakah Anda gemar mengonsumsi kacang hijau? Jika ya, maka hal ini merupakan kebiasaan yang bagus. Kacang hijau adalah makanan penambah darah yang sama seperti brokoli, mengandung zat besi dan asam folat, serta vitamin C yang membantu penyerapan zat besi secara optimal.

Selain ketiga nutrisi dan vitamin di atas, kacang hijau juga diperkaya oleh sejumlah zat bergizi lainnya, seperti vitamin A, vitamin B6, kalium, kalsium, magnesium, dan natrium.

4. Jambu Biji

Sepertinya sudah bukan hal yang asing lagi ketika menyebut nama buah jambu biji sebagai makanan penambah darah. Buah yang satu ini kerap digunakan sebagai ‘obat’ tradisional untuk menambah darah, seperti pada penderita penyakit demam berdarah (DB).

Manfaat jambu biji dalam meningkatkan jumlah sel darah merah dikarenakan kandungan zat besinya yang tinggi, pun vitamin C sehingga proses penyerapan zat besi dapat berlangsung optimal.

5. Buah Naga

Jangan lupakan juga buah yang satu ini. Buah naga adalah buah yang diperkaya oleh semua zat yang diperlukan tubuh untuk memaksimalkan produksi sel darah merah, seperti zat besi, fosfor, dan tidak ketinggalan kalium.

Jadi bagi Anda yang merasa tubuhnya akhir-akhir ini sering merasa lemas dan pusing, cobalah mengonsumsi buah naga secara rutin dan buktikan khasiatnya.

6. Kismis

Pada setiap 2/3 gram buah kismis, terdapat kurang lebih 2 gram (gr) zat besi. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu makanan penambah darah yang layak untuk Anda konsumsi secara rutin demi mencegah diri dari anemia.

Apabila Anda tidak suka memakan buah ini secara langsung, padukan saja dengan makanan lainnya seperti sereal, oatmeal, pudding, atau kue tart agar lebih menggugah selera.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait