Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.
Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak – Anak segalanya untuk orangtua. Setiap orangtua tentunya mengharapkan yang terbaik bagi anak-anaknya. Anda tentunya ingin perkembangan otak si kecil berkembang dengan maksimal, serta bisa dengan mudah menyerap segala informasi yang didapatkannya, sehingga si kecil akan menjadi lebih mudah dalam belajar.
Sejak dilahirkan kemampuan mengingat yang dimiliki anak akan terus mengalami perkembangan, serta dalam perkembangan kognitifnya menjadi salah satu bagian yang penting. Saat anak mulai sekolah, kemampuan daya ingatnya tentu dibutuhkan agar ia dapat dengan mudah mengikuti pelajaran di sekolahnya baik untuk menghafal huruf dan lain sebagainya. Selain itu, anak juga belajar mengingat tentang berbagai hal dalam kehidupan sehari-harinya. Hanya saja, setiap anak memiliki kemampuan daya ingat yang berbeda-beda. Namun, sebagai orangtua anda jangan khawatir, karena daya ingat anak bisa ditingkatkan dengan memberikannya stimulasi atau latihan. Tentunya cara ini harus orangtua pahami untuk membantu meningkatkan daya ingat anak.
Nah, untuk mengetahui cara meningkatkan daya ingat anak, anda dapat simak pada pembahasan di bawah ini.
Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak

Anak yang memiliki daya ingat yang kuat akan lebih cepat dalam belajar. Daya ingat itu sendiri merupakan proses dalam mempertahankan, menyimpan, serta mengingat hal-hal yang telah lampau. Daya ingat dalam jangka pendek hanya akan menyimpan fakta sekitar 5 menit. Sedangkan daya ingat jangka panjang seumur hidup. Anak akan mengingat hal-hal yang telah terjadi selama hidupnya. Dimana ingatan jangka panjang meliputi kebiasaan yang sering dilakukan seperti misalkan pengetahuan umum, kemampuan belajar, serta pengalaman pribadinya. ( Baca juga : Makanan Otak Agar Lebih Cerdas dan Fokus )
Nah, sebagai orangtua anda tentunya ingin anak memiliki daya ingat yang kuat. Untuk membantu meningkatkan daya ingat anak, anda bisa simak beberapa cara meningkatkan daya ingat jangka panjang anak seperti berikut ini.
Belajar Sambil Bermain
Bermain tentunya menjadi kegiatan yang disukai oleh anak-anak. Selain itu, bermain juga dapat menjadi cara meningkatkan daya ingat yang mudah dan paling anak sukai. Supaya perkembangan otak anak meningkat, anda bisa melakukan aktivitas menyenangkan bersama si kecil. Seperti misalkan mengajak anak bermain sambil belajar.
Untuk merangsang daya ingat anak, beberapa permainan yang bisa anda lakukan di antaranya yaitu mewarnai, puzzle, flash card, permainan dengan aneka warna dan bentuk, dan menempelkan huruf, gambar atau angka. Kegiatan ini tentunya akan menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk si kecil. Di samping itu, si kecil juga sekaligus dapat belajar.
Melakukan Aktivitas Fisik
Berdasarkan berbagai penelitian menunjukan bahwa melakukan aktivitas fisik akan memberikan manfaat secara keseluruhan pada tubuh. Mengetahui seperti itu, di usia anak yang masih kecil anda bisa membiasakannya untuk aktif secara fisik. Anak yang melakukan aktivitas fisik akan mendapatkan banyak manfaat, beberapa di antaranya yaitu mengasah perkembangan otak, interaksi sosial, serta keterampilan geraknya.
Tidak hanya itu, dengan aktivitas fisik akan membantu memperkecil risiko anak mengalami obesitas sejak kecil. Anak akan dapat belajar dengan lebih efektif jika ia lebih aktif, baik dalam lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Oleh karena itu, tidak ada salahnya anda mengajak si kecil untuk melakukan kegiatan atau aktivitas fisik. Lakukan aktivitas yang menyenangkan dan sesuai dengan usianya. Selain dapat membantu meningkatkan daya ingat, anak juga akan mendapatkan manfaat baik lainnya dengan melakukan aktivitas fisik.
Mendongengkan Cerita
Saat waktu luang atau sebelum tidur anda bisa mendongengkan cerita pada anak. Dongengkan berbagai cerita yang menarik dan menyenangkan untuk si kecil. Setelah anda selesai mendongeng, anda bisa mengajak si kecil untuk mengingat kembali cerita yang anda dongengkan tadi, seperti misalkan nama tempat, nama tokoh dan lain sebagainya. Melakukan pengulangan seperti ini akan membuat anak terbiasa dalam mendengarkan, kemudian merekamnya dalam ingatan mereka.
Tidak harus dari buku dongeng saja, anda juga bisa menggunakan media lainnya untuk mengajak anak bercerita atau berdongeng seperti misalkan gambar yang dapat diganti maupun boneka tangan yang akan menarik perhatian si kecil.
Ajak Anak Bernyanyi Bersama
Untuk meningkatkan daya ingat anak, anda juga bisa mengajak anak untuk bernyanyi bersama dalam melakukan kegiatan tertentu. Untuk menambah semangat dan kegembiraan anak anda bisa mengajak anak untuk bertepuk tangan atau berjoget bersama.
Apabila kegiatan ini dilakukan dengan rutin, anak pastinya lambat laun akan menirukan lirik lagu serta nada yang sering dinyanyikan tersebut. Tidak hanya mengingat nyanyian saja, anak juga akan mengingat informasi yang terdapat dalam lagu. Nah, cara ini bisa anda coba lakukan untuk meningkatkan daya ingat si kecil. Selain menyenangkan, dengan nyanyian anak juga sekaligus dapat belajar.
Memancing Anak Agar Bertanya
Anda dapat memancing anak agar mau bertanya mengenai materi yang sedang dipelajari. Anda dan si kecil dapat mencari jawabannya bersama pada bukunya. Memerlukan trik untuk memancing anak supaya bertanya, terlebih lagi pertanyaan yang memiliki hubungan dengan pelajaran di sekolah.
Menemukan jawaban ketika anak mendengarkan atau membaca akan membantu meningkatkan memori mereka. Pasalnya, saat membaca anak akan memiliki tujuan yang spesifik, yakni untuk mencari jawaban dari apa yang ditanyakannya. Selain itu, setelah menemukan jawabannya yang tepat anak akan memiliki kepuasan tersendiri.
Belajar Menggunakan Cara yang Berbeda
Belajar dengan cara yang berbeda bisa anda coba untuk meningkatkan daya ingat anak. Belajar pada sebuah subjek dengan cara yang berbeda akan membuat belajar anak menjadi lebih berkesan. Sehingga akan membangun rangkaian sel saraf yang dapat membantu untuk mengingat, maupun mengakses informasi.
Belajar dengan cara berbeda yang bisa anda lakukan yaitu membuat drama sederhana, menceritakan kembali atau bermain tebak-tebakan.
Membuat Contoh

Buku maupun elemen pembelajaran sebagian besar dilengkapi dengan contoh agar anak-anak bisa lebih paham. Nah, jika si kecil sudah memahaminya anda bisa mencoba meminta si kecil untuk memberikan contohnya sendiri. Apabila ia kesulitan untuk menjelaskan kata demi katanya, biarkan si kecil menggunakan contoh untuk menjelaskannya pada anda.
Menggunakan Warna
Mungkin anda semua pernah mewarnai beberapa penjelasan dengan menggunakan spidol warna warni pada buku pelajaran ketika sekolah dulu untuk mengingat materi dengan mudah. Nah, anda juga bisa menerapkan cara ini pada si kecil, sebab cara ini cukup efektif.
Belajar di Lingkungan yang Berbeda
Agar proses belajar anak lebih menyenangkan anda bisa membiarkan anak untuk berinteraksi dengan berbagai aspek untuk mendapatkan pengalaman langsung. Misalkan, jika anak sedang belajar tentang aneka macam binatang, anda dapat mengajaknya ke kebun binatang. Sedangkan jika anda ingin mengajarkan anak tentang tanaman, anda bisa mengajak si kecil ke kebun, biarkan ia menjelajah. Untuk mengajarkan anak tentang sejarah, maka anda bisa mengajaknya ke museum.
Beri Kesempatan Pada Anak Menjadi Guru
Jika anda sudah mengajarkan tentang sesuatu pada anak, untuk melatih daya ingatnya anda bisa kembali meminta anak untuk mengajarkannya pada anda, teman atau kakaknya.
Berikan Kesempatan Pada Anak Untuk Beristirahat
Apabila anak merasa bosan atau tertekan dengan stimulasi yang anda berikan, maka sebaiknya anak diberikan kesempatan untuk beristirahat, serta membiarkannya melakukan kegiatan yang diinginkannya namun harus dengan pengawasan.












