Banjir Rob dan Perubahan Iklim: Apa Hubungannya?

Ilustrasi Banjir Rob. Foto: dibuat oleh AI

Portalone.net – Sebagian orang mungkin masih bertanya-tanya apa itu Banjir rob ? Istilah banjir rob sendiri adalah fenomena banjir yang terjadi akibat naiknya permukaan air laut sehingga menggenangi daratan, terutama di wilayah pesisir.

Istilah “rob” sendiri sering digunakan di Indonesia untuk menggambarkan banjir yang bersifat pasang surut, karena umumnya terjadi saat pasang air laut mencapai puncaknya.

Bacaan Lainnya

Fenomena ini sering dialami di kawasan dataran rendah yang berada dekat dengan laut, seperti Jakarta Utara, Semarang, dan beberapa wilayah pesisir lainnya.

Banjir rob dapat menyebabkan kerugian besar, baik dari segi ekonomi, infrastruktur, maupun kesejahteraan masyarakat.

Penyebab terjadinya banjir rob dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, di antaranya

Pasang Surut Air Laut
Naiknya permukaan air laut akibat siklus pasang surut secara alami merupakan faktor utama terjadinya banjir rob. Pasang maksimum biasanya terjadi saat bulan purnama atau bulan baru, ketika gravitasi bulan dan matahari bekerja bersama.

Baca Juga:  Ratusan Rumah di Kenali Besar Jambi Terendam Banjir Saat Idul Fitri

Kenaikan Permukaan Laut
Perubahan iklim dan pemanasan global menyebabkan es di kutub mencair, yang berkontribusi pada kenaikan permukaan air laut. Hal ini memperbesar risiko banjir rob, terutama di wilayah pesisir yang rentan.

Penurunan Permukaan Tanah (Land Subsidence)
Di beberapa daerah, seperti Jakarta dan Semarang, penurunan permukaan tanah akibat aktivitas manusia, seperti pengambilan air tanah berlebihan, memperparah dampak banjir rob.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait