Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa kendaraan tersebut menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dan bukan merupakan mobil listrik berbasis baterai.
Lebih lanjut, CSI menegaskan bahwa lokasi insiden bukanlah bagian dari pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), melainkan berada di area outsourcing yang dikelola oleh pihak ketiga.
“Insiden ini tidak terjadi di dalam maupun di area pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), tetapi di lokasi pihak ketiga yang bertanggung jawab atas pengelolaan KD Kit tersebut. Di lokasi tersebut juga dipastikan tidak ada kendaraan listrik (EV),” jelas CSI.
Saat ini, CSI tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kebakaran serta dampak yang ditimbulkan. Mereka juga bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian dan instansi terkait guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Kami sedang melakukan investigasi internal secara menyeluruh untuk memahami secara utuh penyebab dan dampak dari kejadian ini. CSI juga bekerja sama dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tutup pernyataan CSI. (one)







