Bahaya Sosial Media Mengintai Remaja di Bawah Umur

Remaja sedang asik bermain ponsel, Risiko paparan konten berbahaya mengintai.

Portalone.net – kalangan remaja yang belum cukup umur dinilai semakin mengkhawatirkan. Sejumlah pakar menilai akses tanpa pendampingan dapat meningkatkan risiko perundungan siber, paparan konten tidak pantas, hingga gangguan kesehatan mental dan pola tidur.

Fenomena itu terlihat dari kebiasaan remaja menghabiskan waktu berjam-jam untuk menonton video pendek, berbalas komentar, dan mengikuti tren di berbagai platform. Di sisi lain, banyak aplikasi media sosial menerapkan batas usia minimum, namun verifikasi usia dinilai belum selalu efektif sehingga anak di bawah umur tetap bisa membuat akun.

Bacaan Lainnya

Pakar perlindungan anak menyoroti perundungan siber sebagai salah satu dampak yang paling cepat muncul. Bentuknya beragam, mulai dari ejekan di kolom komentar, penyebaran foto tanpa izin, hingga doxing atau pembocoran data pribadi. Kondisi tersebut dapat memicu stres, menarik diri dari pergaulan, hingga penurunan prestasi belajar.

Baca Juga:  Jangan Sampai Menyesal, Hindari 6 Kebiasaan di Usia 40 yang Bisa Bebani Masa Tua

Selain perundungan, remaja di bawah umur juga rentan terpapar konten berbahaya, seperti kekerasan, pornografi, ujaran kebencian, atau ajakan melakukan tantangan berisiko. Algoritma yang merekomendasikan konten serupa berdasarkan riwayat tontonan disebut dapat mempercepat paparan, terutama ketika anak mengakses gawai tanpa pendampingan.

Risiko lain yang disorot adalah manipulasi dan penipuan digital. Remaja yang belum matang secara emosional dan belum memahami keamanan digital dinilai lebih mudah dipancing untuk membagikan informasi pribadi, mengklik tautan berbahaya, atau menjadi target grooming oleh pihak tak dikenal.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *