Kapal Induk USS Gerald R. Ford Masuki Mediterania, AS Perkuat Tekanan Terhadap Iran

Ilustrasi Kapal Induk USS Gerald R. Ford. (Foto: dibuat oleh AI)

Portalone.net – Kapal induk tercanggih milik Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford (CVN 78), resmi memasuki Laut Mediterania pada Jumat (20/2/2026) waktu setempat. Pergerakan armada tempur ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Donald Trump guna memperkuat kehadiran militer AS di wilayah yang berdekatan dengan Iran.

USS Gerald R. Ford terpantau melintasi Selat Gibraltar dari Samudra Atlantik menuju Mediterania lebih cepat dari jadwal yang diperkirakan sebelumnya. Kapal induk bertenaga nuklir tersebut bergerak didampingi oleh sejumlah kapal perusak, termasuk USS Mahan, untuk bergabung dengan armada tempur AS yang telah bersiaga di kawasan Timur Tengah.

Bacaan Lainnya

Pengerahan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran terkait negosiasi kesepakatan nuklir baru. Gedung Putih mengisyaratkan bahwa kehadiran USS Gerald R. Ford merupakan bagian dari strategi “tekanan maksimum” untuk memaksa Iran kembali ke meja perundingan dengan syarat-syarat yang diajukan AS.

Baca Juga:  Tekan Iran demi Kesepakatan Nuklir, Trump Kirim Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah

“Pengerahan ini adalah sinyal jelas mengenai kesiapan militer kami,” ujar seorang pejabat senior pertahanan AS yang enggan disebutkan namanya. Ia menambahkan bahwa opsi militer tetap berada di atas meja jika jalur diplomasi gagal mencapai kesepakatan yang diinginkan.

Dengan masuknya USS Gerald R. Ford, total kehadiran kapal perang AS di kawasan tersebut kini mencapai 17 unit. Kekuatan ini mencakup kapal induk USS Abraham Lincoln yang saat ini sudah berada di posisi siaga di Laut Arab.

USS Gerald R. Ford merupakan kapal induk kelas terbaru yang menggunakan sistem peluncuran elektromagnetik (EMALS) dan mengusung puluhan jet tempur modern. Kehadirannya diprediksi akan mengubah konstelasi keamanan di kawasan tersebut dalam beberapa pekan ke depan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait pergerakan terbaru armada tempur Amerika Serikat tersebut ke arah wilayah kedaulatan mereka.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *