Portalone.net – Michael Carrick resmi ditunjuk dan diperkenalkan sebagai pelatih interim Manchester United hingga akhir musim 2025-2026. Diawal kariernya di Old Trafford dipastikan tidak akan berjalan lancar, dimana lima pertandingan pertama menyuguhkan pertandingan yang sangat berat, baik dari sisi kualitas lawan maupun tekanan ekspektasi dari para fans Man.United.
Dua rintangan awal yang harus dihadapi Michael Carrick yaitu Manchester City dan Arsenal. Derby Manchester kontra Manchester City akan menjadi laga pembuka di bawah kepelatihannya, sebelum kemudian bertandang ke markas Arsenal yang saat ini memimpin klasemen sementara English Premier League dan berambisi untuk menjuarai Liga pada musim ini. Jadwal padat ini menempatkan Michael Carrick menjadi bahan perbincangan tajam publik dan media di Inggris.
Hal ini muncul di tengah fase transisi internal klub, dimana sebelumnya telah mengonfirmasi adanya perubahan struktur kepelatihan. Darren Fletcher, yang sempat menjabat sebagai caretaker dan kini telah kembali ke peran awalnya di akademi Manchester United dan akan bertanggung jawab penuh atas tim U-18. Langkah ini menandai berakhirnya tugas sementara Darren Fletcher bersama tim utama, di mana ia sempat memimpin Manchester United dalam dua pertandingan pasca pemecatan Ruben Amorim.
Penunjukan Michael Carrick sebagai juru taktik interim hingga akhir musim diharapkan klub mendapatkan stabilitas segera terjaga. Namun, beberapa laga berat di depan mata akan menjadi tolok ukur awal Michael Carrick mampu mengelola tekanan dan menjaga posisi Man.United di Liga Inggris dan tantangan ini bukan hanya soal taktik, tetapi juga manajemen tim di tengah periode krusial perubahan.
Michael Carrick tidak bekerja sendirian, dimana ia didampingi oleh Steve Holland sebagai asisten utama, merupakan sosok berpengalaman yang memiliki rekam jejak di level internasional dan klub besar. Kehadiran Steve Holland dapat memberikan dimensi taktis dan manajerial yang dibutuhkan dalam fase krusial ini.







