
Portalone.net – Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, melepas keberangkatan 442 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 22 di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi, Minggu (17/5/2026) dini hari.
Dalam rombongan tersebut, jemaah tertua dan termuda bersanding bersama ratusan jemaah lain yang berasal dari tiga wilayah di Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Abdullah Sani menyampaikan ucapan selamat dan mendoakan kelancaran ibadah para jemaah di Tanah Suci. Ia menyebut para jemaah yang berangkat tahun ini sebagai orang-orang pilihan yang beruntung.
“Alhamdulillah, insya Allah bapak dan ibu calon jemaah haji termasuk golongan hamba Allah yang beruntung. Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya, menerima doanya, meninggikan derajatnya, dan memberikan tiket surga bagi kita semua,” ujar Abdullah Sani, Minggu.
Selain memberikan ucapan selamat, Wagub Jambi juga menitipkan harapan besar kepada para jemaah. Ia meminta agar selama berada di Makkah dan Madinah, jemaah turut mendoakan keberkahan bagi keluarga yang ditinggalkan serta kemajuan bagi Provinsi Jambi secara keseluruhan.
“Keberangkatan bapak ibu bukan hanya membawa keberkahan bagi diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga dan lingkungan sekitar. Pulang dari haji dengan predikat mabrur insya Allah akan menebarkan manfaat dan berkah bagi masyarakat,” tuturnya.
Abdullah Sani juga mengimbau para jemaah untuk selalu menjaga kesehatan fisik, mematuhi arahan petugas medis, dan menjaga kekompakan tim selama beribadah.
Secara khusus, ia meminta jemaah mendoakan pemerintah daerah serta para petugas haji agar selalu diberi kekuatan dan keikhlasan dalam melayani masyarakat.
“Saya juga mengajak para jemaah untuk menjaga kekompakan, saling membantu sesama jemaah, serta menjadi duta yang baik bagi Provinsi Jambi selama berada di Tanah Suci,” tambah Abdullah Sani.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menjelaskan bahwa Kloter BTH 22 ini memiliki keunikan tersendiri karena mengombinasikan jemaah dari tiga kabupaten/kota.
“Kloter 22 BTH disebut istimewa karena merupakan gabungan jemaah dari tiga wilayah: Kabupaten Kerinci sebanyak 247 orang, Kota Jambi 104 orang, dan Kabupaten Tebo 85 orang,” jelas Wahyudi.
Rombongan ini didampingi oleh 2 orang petugas TPHD dan 4 orang petugas PPIH Provinsi Jambi. Namun, Wahyudi mengungkapkan ada 3 jemaah yang terpaksa ditunda keberangkatannya.
“Tiga jemaah lainnya terpaksa ditunda keberangkatannya karena kondisi kesehatan, dan diharapkan dapat menyusul di kloter berikutnya,” ungkapnya.
Wahyudi juga mengingatkan hal teknis yang krusial kepada para jemaah, yakni pentingnya mengingat kode kloter resmi mereka selama di Arab Saudi.
“Kalau ditanya Bapak-Ibu kloter mana, jawabnya BTH 22. Jangan bilang kloter Jambi, karena yang tahu kodenya (sistem) adalah BTH 22,” tegas Wahyudi.
Untuk memastikan ibadah berjalan aman dan nyaman, Kloter BTH 22 didampingi oleh petugas berkompeten, di antaranya Hamdi Harmaini selaku Ketua Kloter, Luqman Hakim sebagai pembimbing ibadah, serta Dokter Kambali Sugito dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).